Postingan

Aceh: Surga Tersembunyi dengan Potensi Wisata yang Belum Tersentuh Maksimal

Gambar
    Pantai Syiah Kuala, Kota Banda Aceh   Oleh Raisa Magfira Mahasiswa Pascasarjana, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Banda Aceh   Aceh, yang dikenal sebagai Serambi Mekkah, adalah tempat yang memadukan keindahan alam dengan kekayaan budaya yang mempesona. Sebagai gerbang peradaban Islam di Nusantara, Aceh menyimpan sejuta banyak pesona yang tak hanya memanjakan mata, tetapi juga menggugah jiwa siapa saja yang mengunjunginya. Keindahan alam Aceh tak tertandingi, mulai dari pantai-pantai eksotis di Pulau Weh hingga Danau Laut Tawar yang menenangkan. Hamparan hijau Gunung Leuser juga menjadi rumah bagi berbagai flora dan fauna langka, menjadikan Aceh surga tersembunyi yang layak untuk dijelajahi. Alam yang menakjubkan ini seakan memberikan pengalaman wisata yang memikat dan memanjakan para pengunjung. Namun, tidak hanya alam yang menarik perhatian. Kebudayaan Aceh juga memancarkan pesona yang luar biasa. Salah satu mahakarya budaya yang mendunia a...

JUAL BELI BERTEMPO DI ACEH: ANTARA KEARIFAN LOKAL DAN KEPATUHAN SYARIAH

Gambar
Oleh: Faisal Ali Bahagia Aceh, sebagai satu-satunya daerah di Indonesia yang menerapkan syariat Islam secara kaffah, menghadirkan dinamika unik dalam praktik muamalah, termasuk jual beli bertempo. Di satu sisi, masyarakat Aceh memiliki tradisi ekonomi berbasis kearifan lokal yang telah berlangsung turun-temurun. Di sisi lain, kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah menjadi tolok ukur utama dalam menentukan keabsahan sebuah transaksi.   Jual Beli Bertempo dalam Perspektif Islam Dalam Islam, jual beli bertempo, atau dikenal sebagai bai’ al-muajjal, diperbolehkan selama memenuhi syarat dan rukun yang ditetapkan. Transaksi ini melibatkan penjualan barang dengan pembayaran yang ditangguhkan hingga waktu tertentu, di mana harga yang disepakati tidak mengalami perubahan setelah akad.       Namun, batas antara halal dan haram dalam jual beli bertempo sering kali menjadi titik kritis. Jika penjual mengenakan tambahan harga karena waktu pelunasan yang lebi...

Mengubah Pandangan Generasi Z (Gen Z) terhadap Profesi Petani

Gambar
Oleh: Salsabilla Alfianti Salja  Generasi Z, yang dalam banyak literatur disebut sebagai generasi yang lahir antara tahun 1997-2012, yang saat ini mendominasi populasi masyarakat. Generasi ini, sering disebut sebagai Gen Z, dikenal sebagan   generasi yang   melek akan teknologi dan memiliki pemikiran yang kritis. Sebagai generasi yang lahir di era digital, pola hidup mereka sangat bergantung pada teknologi dan cenderung menyukai pekerjaan yang fleksibel. Maka, wajar jika tren di kalangan mereka menunjukkan kecenderungan akan pekerjaan yang berbasis teknologi, seperti menjadi konten kreator atau sejenisnya. Sejalan dengan hal ini, Generasi Z sebenarnya diharapkan dapat berkontribusi dalam dunia pertanian. Sayangnya, kemampuan mereka dalam menggunakan teknologi canggih tidak sejalan dengan motivasi merka untuk menjadi petani. Banyak anak muda yang menganggap profesi petani sebagai pekerjaan yang kurang menarik dan tidak bergengsi, terutama di tengah kemajuan teknologi d...

Tren perencanaan Keuangan Ala Generasi Muda: Bagaimana Islam Memandang?

Gambar
  Oleh: Riza Shintia Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran akan pentingnya mengelola keuangan semakin menjadi perhatian, khususnya di kalangan generasi muda, yaitu Generasi Z dan Milenial. Generasi Z, yang lahir antara 1997–2012, dan Generasi Milenial, yang lahir pada 1981–1996, memiliki peran penting dalam menentukan nasib perekonomian di masa depan. Generasi ini memahami bahwa stabilitas keuangan tidak tercapai begitu saja, melainkan melalui perencanaan yang matang dan pengelolaan yang efektif. Maraknya tren di media sosial yang dipelopori oleh influencer dan konten kreator turut meningkatkan kesadaran akan literasi keuangan. Tren ini memberikan dampak positif, mengingat mayoritas Generasi Z dan Milenial adalah pengguna aktif media sosial. Mereka mendapatkan akses ke berbagai informasi tentang pengelolaan keuangan, aplikasi perencanaan keuangan, serta tips mengelola keuangan secara efisien melalui platform seperti Instagram, TikTok, dan X (sebelumnya Twitter). Salah satu i...

pengolahan hasil peternakan sapi/ susu sapi sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat

  View this post on Instagram Assalamualaikum Last day kkl dr🥳 Kalini postingan akun saya mengenai pemberdayaan ekonomi ummat, dimana di desa tmpt saya kkl beberapa masyarakat disini menjual susu murni hasil perah dari sapi ternaknya, maka dari itu saya dan kawan" besinergi mengolah susu tersebut menjadi olahan minuman yg nantinya akan kami produksi, dan bahan bakunya kami peroleh dari desa ini. Soon with nama brand nya, waitt for it😉☺ #kkldriainpadangsidimpuan2020 #kkldays30 #pemberdayaanekonomi A post shared by Jaa🎒 (@rijashintia) on Aug 12, 2020 at 7:41pm PDT   link blog desa:  https://lubukrayaa.blogspot.com/2020/08/pengolahan-hasil-peternakan-sapi-susu.html  

Pembelajaran Tatap Muka dimulai, Kemendikbud Tegaskan Protokol Kesehatan diperketat

Gambar
  Melonjaknya kasus covid-19 membuat pemerintah semakin siaga dalam mengambil kebijakan. Prosedur pembelajaran di sekolah maupun perguruan tinggi dinilai berpotensi besar mempengaruhi kenaikan kasus covid ini, akibatnya membuat para siswa/i hingga mahasiswa/i melakukan proses belajar mengajar secara daring (belajar dalam jaringan).   Iming-iming kontroversial pun muncul atas kebijakan ini, sebagian besar mereka merasa bahwa pembelajaran daring ini kurang efektif, berbagai macam keluhan seperti fasilitas internet, kuota jaringan internet, hingga mereka yang tinggal di pedesaan sangat menderita akan hal ini. Dimana tak ada fasilitas internet yang memadai masuk ke pedesaan dan ekonomi yang tak sepadan pun turut dirasakan mereka   yang belajar di kota. Banyak kasus yang terjadi beberapa bulan terakhir ini, tragedi tersebut salah satunya seperti tewasnya mahasiswa Unismuh Makassar karna mencari internet saat kuliah online, dan masih banyak lagi. Sebagian orang tua siswa/...